Edukasi Cuci Tangan Pakai Sabun sebagai Upaya Pencegahan Penyakit Infeksi dalam Mendukung Status Gizi Anak Sekolah Dasar
Authors
Anis Ervina, Dwi Apriyanti, Ivan Panji Teguh, Ahmad Zulfi Aali Dawwas ()Files
Abstract
Perilaku hidup bersih dan sehat merupakan salah satu faktor penting dalam pencegahan penyakit infeksi pada anak usia sekolah. Kebiasaan mencuci tangan pakai sabun yang belum terbentuk dengan baik dapat meningkatkan risiko penularan penyakit infeksi seperti diare dan infeksi saluran pernapasan yang secara tidak langsung mempengaruhi status gizi anak. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan siswa sekolah dasar dalam mempraktikkan cuci tangan pakai sabun sebagai upaya pencegahan penyakit infeksi serta mendukung perbaikan status gizi anak. Kegiatan dilaksanakan di SDN 1 Cikatapis dengan metode sosialisasi kesehatan, demonstrasi, serta praktik langsung mencuci tangan yang benar. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui observasi pemahaman dan keterampilan siswa dalam melakukan praktik cuci tangan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebelum kegiatan dilaksanakan sebagian besar siswa belum terbiasa mencuci tangan sebelum makan maupun setelah beraktivitas. Setelah dilakukan edukasi dan praktik langsung, sebanyak 80% siswa mampu memahami serta mempraktikkan langkah-langkah cuci tangan pakai sabun dengan benar. Kegiatan ini menunjukkan bahwa edukasi kesehatan berbasis praktik dapat meningkatkan kesadaran dan keterampilan siswa dalam menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat. Program edukasi kesehatan di sekolah perlu dilakukan secara berkelanjutan untuk mendukung pencegahan penyakit infeksi serta berkontribusi dalam penanganan disparitas gizi pada anak usia sekolah.
References
Amir, A. N., Morika, H. D., & Rikayoni. (2024). Penyuluhan program perilaku hidup bersih dan sehat melalui kegiatan mencuci tangan pakai sabun. Jurnal Abdimas Saintika, 6(1), 45–52.
Budirman, B., Sulasmi, S., & Janna, M. (2024). Penyuluhan pencegahan penyakit diare melalui PHBS dan CTPS pada anak sekolah dasar. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(3), 112–119.
Ismail, S. R., Ahmad, N., Mahomed, A. S., & Latif, A. A. (2024). The effects of school-based hygiene intervention programme: A systematic review and meta-analysis. PLoS ONE, 19(4), e0298135. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0298135
Musdalifah, M., Idris, I., Lonik, L., Auliah, R., Muammar, Y., Pannyiwi, R., & Nursiah, A. (2024). Peningkatan perilaku hidup bersih dan sehat melalui edukasi cuci tangan di sekolah dasar. Jurnal Pengabdian Masyarakat Keperawatan, 4(1), 15–22.
Nurhayati, R., Fauzi, Y., & Dwiyantara, J. (2024). Strategi pencegahan diare melalui PHBS untuk mengurangi risiko stunting. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 8(2), 88–95.
Sidabutar, S., Purba, J., & Dilham, N. (2022). The effectiveness of health education on changes in handwashing behavior in elementary school children. International Journal of Public Health Science, 11(3), 340–348.
Suyanto, E., Subekti, I., & Andriani, M. (2022). Pengaruh perilaku cuci tangan pakai sabun dalam pencegahan diare pada anak usia sekolah. Jurnal Keperawatan Anak, 5(2), 76–83.

